Servis Motor Matic Apa Saja 6 Yang Wajib Di Ceklis

Servis Motor Matic – Kendaraan matic sekarang memang dikenal praktis. Tinggal nyalakan mesin, tarik gas, lalu jalan. Tidak heran kalau jenis motor ini menjadi pilihan banyak orang untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari pergi kerja, kuliah, hingga kebutuhan antar jemput.

Sayangnya, masih banyak pemilik motor belum benar-benar memahami perawatan dasarnya. Motor baru dibawa ke bengkel saat sudah muncul masalah atau bahkan mogok di jalan. Padahal kalau kamu cukup paham, masalah pada motor lebih mudah dicegah.

Takut perawatan karena khawatir mahal? Faktanya, perawatan dasar motor matic cukup sederhana jika dilakukan secara berkala. Selain menjaga mesin tetap nyaman dipakai, servis rutin juga membantu mencegah kerusakan yang lebih besar dan biaya perbaikan yang lebih mahal di kemudian hari.

Kalau kamu masih kebingunan harus mulai servis motor matic dari mana dan apa saja yang perlu diganti secara berkala, 6 poin di bawah ini perlu kamu catat dan simak baik-baik.

6 Servis Motor Matic Wajib yang Tidak Boleh Terlewat

Motor matic masa kini sebenarnya cukup mudah untuk dirawat secara berkala. Umumnya, servis rutin meliputi penggantian oli mesin, membersihkan filter oli, serta melakukan engine tune up.

Engine tune up sendiri mencakup beberapa pemeriksaan penting seperti membersihkan filter udara, membersihkan throttle body dan jalurnya, menyetel celah klep, menyetel idle, membersihkan injektor beserta intake manifold, hingga membersihkan ruang bakar dan busi.

Selain itu, biasanya mekanik juga akan memeriksa kondisi CVT, rem depan dan belakang, tekanan angin ban, aki, hingga melakukan system scan pada motor tertentu.

Servis seperti ini umumnya dilakukan setiap 2.000 km sekali agar performa motor tetap optimal. Nah, supaya lebih jelas, berikut beberapa bagian penting yang wajib masuk daftar servis motor matic kamu.

1. Filter Udara

Servis Motor Matic Berkala

Filter udara memiliki fungsi penting untuk menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke ruang pembakaran mesin. Jika filter terlalu kotor, suplai udara menjadi terhambat sehingga tarikan motor terasa berat dan konsumsi bensin bisa menjadi lebih boros.

Biasanya filter udara diganti setiap 10.000–15.000 km, tergantung kondisi pemakaian dan lingkungan berkendara. Jika kamu sering melewati jalan berdebu, usia filter udara biasanya lebih pendek.

Saat ini juga sudah banyak filter udara aftermarket tipe kering yang lebih awet dibanding filter bawaan standar. Jenis ini dapat dibersihkan dan digunakan kembali selama kondisi filternya belum rusak. Walaupun harganya lebih mahal, banyak pengguna menganggapnya cukup worth it karena lebih praktis dan tahan lama.

Baca juga: Kenapa Sebuah Mobil Boros Bensin? 5 Faktor yang Menentukan

2. Penggantian Busi

Servis Motor Matic Apa Saja

Busi berfungsi menghasilkan percikan api untuk proses pembakaran mesin. Jika kondisi busi sudah lemah atau aus, motor biasanya menjadi lebih sulit dihidupkan, tenaga terasa menurun, dan konsumsi bahan bakar menjadi kurang efisien.

Untuk busi standar, penggantian umumnya dilakukan setiap 10.000 km. Namun sebenarnya, busi masih bisa digunakan lebih lama selama kondisi elektrodanya masih bagus.

Kalau ingin usia pakai yang jauh lebih panjang, kamu bisa mempertimbangkan penggunaan busi iridium. Jenis busi ini memang lebih mahal, tetapi mampu bertahan hingga puluhan ribu kilometer dengan performa pembakaran yang lebih stabil.

Selain itu, perawatannya juga lebih praktis karena busi iridium cukup dibersihkan menggunakan cairan carbon cleaner tanpa harus disikat terlalu keras seperti busi biasa.

3. Minyak Rem dan Aki

Banyak pengguna motor hanya tahu harus mengganti oli mesin, tapi lupa memperhatikan minyak rem. Padahal, bagian ini juga sangat penting loh untuk keselamatan berkendara kamu.

Minyak rem akan mengalami penurunan kualitas akibat panas dari proses pengereman sehari-hari. Karena itu, penggantian minyak rem disarankan minimal setahun sekali atau ketika warnanya sudah terlihat keruh.

Sementara itu, aki juga wajib diperiksa secara rutin. Aki memiliki tugas menyuplai listrik ke berbagai sistem motor seperti starter, lampu, dan panel indikator. Umumnya aki mampu bertahan sekitar 4–6 tahun, tetapi usia pakainya tetap tergantung kondisi pemakaian dan banyaknya aksesori tambahan pada motor.

Jika motor mulai sulit distarter atau lampu jadi redup, bisa jadi kondisi aki sudah mulai melemah.

4. Perawatan CVT

Ini termasuk bagian paling penting dalam servis motor matic. CVT atau Continuously Variable Transmission berfungsi meneruskan tenaga mesin ke roda belakang tanpa perpindahan gigi manual.

Masalahnya, banyak pengguna motor matic tidak tahu kalau ada banyak hal dalam bagian ini yang harus dirawat dan diperhatikan. Kenapa? Karena fatalnya, motor kamu dapat tiba-tiba tidak bisa jalan.

Pada bagian ini, v-belt atau sabuk CVT adalah part yang sering bermasalah. Bagian ini terbuat dari karet dan memiliki usia pakai tertentu.

Idealnya, v-belt diganti setiap 20.000–30.000 km. Kalau terlalu dipaksakan, risiko belt putus di tengah jalan akan semakin besar. Berbeda dengan rantai motor manual yang kadang masih bisa disambung sementara, v-belt putus biasanya membuat motor harus didorong atau diseret. Saat mengganti v-belt, sebaiknya sekalian mengganti roller karena biasanya kondisinya juga sudah mulai aus.

Selain itu, kampas kopling dan rumah ganda juga perlu dicek secara berkala. Jika sudah aus atau muncul gesekan tidak normal, komponen tersebut sebaiknya segera diganti. Jangan lupa juga mengganti oli gardan atau oli transmisi CVT. Oli ini sering terlupakan hingga akhirnya suara motor menjadi kasar. Idealnya penggantian dilakukan setiap 10.000 km.

5. Penggantian Kampas Rem

Kampas rem depan maupun belakang memiliki usia pakai yang berbeda-beda tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan yang sering dilalui.

Misalnya, motor yang sering digunakan di daerah pegunungan biasanya membuat kampas rem lebih cepat habis karena proses pengereman lebih sering dilakukan saat jalan menurun.

Kalau kampas rem mulai tipis, pengereman menjadi kurang maksimal dan berisiko membahayakan keselamatan. Karena itu, jangan hanya menunggu rem berbunyi kasar. Biasakan mengecek ketebalan kampas rem saat servis rutin agar penggantian bisa dilakukan sebelum benar-benar habis.

6. Pemeriksaan Ban dan Tekanan Angin

Tekanan angin yang kurang dapat membuat motor terasa berat dan boros bensin. Sebaliknya, tekanan terlalu tinggi juga membuat ban lebih keras dan kurang nyaman saat melewati jalan rusak.

Selain tekanan angin, kondisi permukaan ban juga wajib diperhatikan. Jika alur ban sudah mulai tipis, daya cengkeram ke jalan akan berkurang terutama saat hujan.

Karena itu, biasakan memeriksa tekanan angin dan kondisi ban secara rutin sebelum digunakan untuk perjalanan jauh.

Baca juga: Cari Motor Touring yang Paling Nyaman? 3 Ini Pilihan Bikers

Mau Servis Motor Matic Part V-Belt Lebih Jarang? Coba Tips Ini

Agar V Belt Lebih Awet

V-belt atau sabuk CVT sebenarnya sering putus bukan semata-mata karena kualitasnya buruk, tetapi karena pemilik motor tidak sadar kalau kondisinya sudah retak atau aus. Karena posisinya tertutup, kerusakan pada belt memang sering tidak terlihat. Saat putus, serabut kawat di dalam belt bisa melilit puli sehingga roda belakang tidak dapat berputar.

Supaya usia v-belt lebih awet, beberapa pengguna motor biasanya menambahkan conditioner khusus CVT. Fungsinya membantu mengurangi risiko retak pada permukaan belt.

Ada pengguna yang mengaku sebelumnya v-belt motornya mulai retak di sekitar 32.000 km. Namun setelah rutin menggunakan conditioner setiap 5.000 km, kondisi belt tetap bagus saat diperiksa kembali. Produk seperti ini biasanya dijual dengan harga cukup terjangkau. Penggunaannya juga mudah, cukup disemprotkan pada bagian sisi luar v-belt sesuai petunjuk produk.

Nah, kalau kamu ingin motor lebih awet dan tidak mudah berkarat, perawatannya berbeda lagi. Pasang cover motor untuk mencegah paparan panas dan hujan secara langsung pada kendaraan. Karena jika dibiarkan terus menerus, karat mungkin tidak dapat dihindari.

Kalau sedang mencari cover motor dengan harga produsen dan material yang fungsional untuk penggunaan sehari-hari, kamu bisa cek produk dari Gicut Smarket atau langsung membuka halaman utama website ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

3 Perbedaan Velg Beat dan Vario, Juga Risikonya Jika Ditukar

Perbedaan Velg Beat dan Vario – Apakah kamu telah salah membeli velg…

Pembersih Jamur Kaca Mobil Dan Cara Menggunakannya

Pembersih Jamur Kaca Mobil – Apakah kamu pernah melihat bintik-bintik putih pada…

Alat Pembersih Kaca Mobil Apa Aja? Ini Daftar Lengkapnya

Alat Pembersih Kaca Mobil – Mau membersihkan kaca mobil, tapi  bingung harus…

Jok Motor Tidak Bisa Dibuka? Inilah Cara Buka Jok Sesuai Sistem Motornya

Jok Motor Tidak Bisa Dibuka – Jok motor yang macet dan tidak…