Bagus Nitrogen Atau Angin Biasa Ini Bedanya - Cover Mobilmu By Gicut Smarket

Nitrogen Atau Angin Biasa – Penggunaan nitrogen sebagai pengisi ban memang bukan barang baru di dunia otomotif, tapi bisa jadi masih terasa asing bagi sebagian pengendara mobil di Indonesia. 

Biasanya, kita hanya menggunakan angin biasa—alias udara yang ada di sekitar kita—dan rasanya sudah cukup. Tapi karena informasi yang belum merata diterima oleh pemilik kendaraan, maka tidak bisa dihindarkan jika ada pertanyaan “Bagusan isi ban pakai nitrogen atau angin biasa, ya?” 

Hal ini lumrah muncul di benak mereka, karena memang cukup baru. Dulu hanya isi angin, eh sekarang ada pilihan baru: isi nitrogen. Namun, benarkah nitrogen itu lebih bagus? Atau justru hanya gimmick yang tidak terlalu penting?

Untuk menjawabnya, kita perlu mengupas secara tuntas apa beda angin biasa dan nitrogen, lalu melihat kelebihan dan kekurangannya satu per satu. Yuk, kita mulai!

Apa yang Beda dari Nitrogen Atau Angin Biasa?

Bagi orang awam, mungkin nitrogen dan angin biasa tampak sama: sama-sama masuk ke dalam ban lewat selang pengisian, dan sama-sama bikin ban jadi keras. Tapi sebenarnya, keduanya berbeda dari segi komposisi.

Angin biasa yang kita isi dari pompa di SPBU adalah udara atmosfer yang terdiri dari:

  • Sekitar 78% nitrogen
  • Sekitar 21% oksigen
  • Udara dan komponen lainnya

Sedangkan nitrogen untuk ban adalah udara yang telah dimurnikan sehingga kandungan nitrogennya mencapai 95% atau lebih. Sisa gas lain seperti oksigen dan uap air sudah dikurangi drastis.

Lalu bagaimana cara membedakan isi ban kita?

Secara kasat mata, sulit membedakan ban yang berisi nitrogen atau angin biasa. Namun, ada beberapa cara umum yang digunakan bengkel. Dikutip dari wawancara Motorplus dengan Willy, diketahui bahwa: 

“Biasanya bengkel akan memberi tutup pentil hijau untuk ban berisi nitrogen”

Beberapa tempat ada yang mencantumkan stiker kecil di body mobil, dan yang paling pasti untuk mengetahuinya: tanya langsung ke tempat pengisian angin, hehe. Tidak salah bukan?

Baca juga: Promo Penutup Mobil Anti Panas Khusus Jabodetabek, Awas Telat!

Kelebihan & Kekurangan Nitrogen Untuk Mengisi Ban

Penggunaan nitrogen memang punya beberapa keunggulan yang sering dipromosikan oleh bengkel dan SPBU. Berikut penjelasannya:

Kelebihan Nitrogen:
  1. Tekanan ban jadi lebih stabil. Nitrogen = Uap air rendah. Sehingga tidak mudah memuai saat panas dan menyusut saat dingin. 
  2. Oksigen dan uap air bisa menyebabkan karat pada bagian dalam velg besi. Nitrogen yang lebih kering mengurangi risiko ini.
  3. Lebih awet menjaga tekanan ban. Molekul nitrogen lebih besar dari oksigen sehingga lebih lambat keluar dari pori-pori ban. Artinya, kamu tidak perlu sering-sering menambah angin.
  4. Karena tekanan ban lebih stabil, handling mobil terasa lebih konsisten dan nyaman.
Kekurangan Nitrogen:
  1. Tidak semua tempat menyediakan nitrogen gratis. Biasanya, pengisian nitrogen dikenai biaya mulai dari Rp5.000–Rp10.000 per ban.
  2. Tidak mudah ditemukan di mana saja. Kalau tiba-tiba tekanan ban turun di tempat terpencil, bisa jadi kamu hanya menemukan angin biasa. Campur nitrogen dan udara biasa memang tidak berbahaya, tapi akan mengurangi manfaat nitrogen.
  3. Manfaat baru terasa pada kondisi khusus. Untuk penggunaan harian di kota, perbedaannya mungkin tidak signifikan.

Jika kamu sering berkendara jauh, membawa beban berat, atau berada di jalanan dengan suhu yang panas, penggunaan gas ini sangat bagus. Karena tidak mudah isinya tidak mudah memuai.

Baca juga: Cara Mengeluarkan Kunci Mobil Yang Patah Di Berbagai Situasi

Kelebihan & Kekurangan Angin Biasa

Meskipun nitrogen banyak dipromosikan, angin biasa tetap jadi pilihan mayoritas pengguna mobil karena murah, mudah ditemukan di mana saja, dan cukup untuk kebutuhan harian. Hampir semua SPBU dan bengkel menyediakan angin biasa secara gratis atau dengan biaya murah.

Jika “angin biasa” sangat sempurna, maka tidak akan ada pilihan baru seperti nitrogen. Itu karena angin  bisa memiliki beberapa kekurangan seperti: 

  1. Lebih cepat menguap. Karena ada oksigen dan uap air, tekanan ban cenderung lebih cepat berubah. Ban bisa kempes lebih cepat meski tanpa bocor.
  2. Uap air dalam udara biasa bisa menyebabkan bagian dalam velg yang terbuat dari besi menjadi karatan.
  3. Tekanan kurang stabil. Ban dengan udara biasa lebih cepat berubah tekanan saat cuaca panas atau dingin, bisa memengaruhi kenyamanan dan efisiensi bahan bakar.

Akhirnya, Bagus Nitrogen Atau Angin Biasa Untuk Ban?

Jawabannya: tergantung kebutuhan kamu. Jika kamu sering bepergian jauh, membawa beban berat, atau mengemudi di daerah panas atau sangat dingin, nitrogen bisa membuat ban kamu lebih enak dipakai. 

Yang penting bukan apa isi anginnya, tapi bagaimana kamu merawat tekanan ban secara konsisten. Ban yang kurang angin atau kelebihan angin bisa mempercepat keausan, membahayakan keselamatan, dan boros bahan bakar—baik itu nitrogen maupun udara biasa.

Kok bisa bukan tentang isi anginnya? Iya, karena nitrogen dan angin biasa sebenarnya sama-sama berasal dari udara, hanya beda kemurniannya. Bahkan jika keduanya dicampur tidak akan merusak apapun. Paling-paling manfaat nitrogen jadi berkurang. 

Kalau kamu mau merasakan manfaat gas ini sepenuhnya, datang ke bengkel dan minta dikuras dulu angin lamanya. Baru deh diisi full nitrogen. Tapi ini bukan kewajiban—hanya kalau kamu ingin hasil maksimal saja. 

Jadi tenang aja, kalau ban kempis dan hanya ada nitrogen atau sebaliknya, langsung isi saja. Keselamatan tetap yang utama. Sampai disini apakah pertanyaan kamu terjawab? Jika informasi ini bagus menurut kamu, yuk bagikan pada teman kamu yang belum tahu.

Baca juga: Cari Cover Mobil Karimun Bergaransi? Harga Pas, Coba Di Toko Ini

Apapun Isi Anginnya, Cover Mobilnya Harus Gicut Smarket

Cara Memilih Cover Mobil Musim Panas - Cover Mobilmu By Gicut Smarket

Ngomongin soal merawat mobil, jangan cuma fokus pada isi angin ban aja! Perlindungan bodi mobil juga penting. Salah satu caranya adalah menggunakan cover mobil Gicut Smarket, pelindung mobil berkualitas yang bisa menjaga cat tetap kinclong dan terhindar dari debu, panas, serta hujan asam.

Cover mobil Gicut Smarket terbuat dari bahan-bahan yang disesuaikan dengan fungsinya. Pilihan warnanya stylish, ukurannya presisi, dan pastinya bikin mobil makin terawat sekaligus keren dilihat.

Lihat produk & ulasan cover mobil dan motor dari produsen Gicut Smarket di covermobilmu.com atau kunjungi Shopee dan Lazada. 

Jadi, walau isi ban-nya pakai nitrogen atau angin biasa, penampilan luar mobil tetap harus juara. Pilih Gicut Smarket, cover mobil yang #TerjangkauFungsional!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Biaya Ganti Ban Mobil Di Bengkel Sesuai Merek Untuk 2025

Biaya Ganti Ban Mobil – Memiliki kendaraan yang nyaman dan aman sangat…

Penyebab Air Menetes Di Bawah Mobil & Cara Menghentikannya  

Penyebab Air Menetes Di Bawah Mobil – Mobil yang meneteskan air di…

CC Honda Genio dari Tahun 2019 Hingga 2025, Update Perubahan

CC Honda Genio – Salah satu yang menjadi pertimbangan saat membeli motor…

Biaya Ganti Master Rem Mobil, Upaya Cegah Rem Blong!

Biaya Ganti Master Rem Mobil – Bayangkan ini, kamu sedang mengemudi di…