Pelindung Motor dari Panas Matahari – Musim kemarau sering dianggap sebagai waktu yang bagus untuk pergi ke banyak tempat. Namun, ada bahaya yang siap mengintai motor cantik dan gantengmu kalau tidak dilindungi saat parkir. Apa itu? Ya, sinar matahari!
Banyak orang mengira panas matahari hanya membuat jok lebih panas saat diduduki. Padahal, dampaknya lebih besar loh. Motor yang terlalu sering terpapar sinar matahari dalam waktu lama, apalagi saat puncak kemarau, berisiko mengalami berbagai penurunan kualitas, mulai dari warna hingga pelumas kering.
Masalah ini perlu segera kamu perhatikan, karena puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juli hingga Agustus. Pada periode tersebut, intensitas sinar matahari biasanya lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya. Jika motor setiap hari diparkir di area terbuka tanpa perlindungan yang memadai, kerusakan jangka panjang bisa lebih cepat terjadi.
Kalau kamu tidak ingin risiko ini terjadi, kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi dampak buruk sinar matahari terhadap motor. Bahkan sebagian besar perlindungan ini tergolong terjangkau dan mudah ditemukan. Yuk kita bahas!
Apa yang Terjadi Jika Motor Terkena Panas Matahari?
Sinar matahari terdiri dari beberapa spektrum cahaya. Dari berbagai jenis cahaya tersebut, sinar ultraviolet (UV) termasuk yang paling berpotensi merusak permukaan benda yang terpapar dalam jangka panjang.
Benda berwarna yang terlalu lama terkena sinar ultraviolet akan mengalami perubahan warna secara perlahan. Hal yang sama juga terjadi pada sepeda motor.
Dampak pertama yang paling mudah terlihat adalah memudarnya warna cat motor. Warna yang awalnya terlihat cerah dan mengilap saat pertama kali dibeli dari dealer akan mulai kehilangan kilaunya. Seiring waktu, warna tersebut tampak kusam dan tidak secemerlang sebelumnya.
Selain memengaruhi tampilan luar, suhu panas yang berlangsung terus-menerus juga dapat berdampak pada beberapa komponen penting lainnya.
Pemilik kendaraan sebaiknya rutin memeriksa kondisi bearing roda atau yang sering disebut klaher. Paparan suhu tinggi dalam jangka panjang dapat memengaruhi kinerja komponen ini sehingga pemeriksaan berkala menjadi penting dilakukan.
Udara panas yang menyengat juga dapat membuat pelumas rantai lebih cepat mengering. Ketika pelumas berkurang, gesekan antar komponen rantai menjadi lebih besar dan kerja rantai tidak lagi terasa halus saat digunakan.
Ban motor juga tidak luput dari dampak panas matahari. Paparan suhu tinggi secara terus-menerus dapat mempercepat penurunan kualitas ban. Permukaan ban berpotensi menjadi lebih keras, getas, bahkan muncul retakan-retakan kecil yang sering disebut pecah-pecah.
Selain itu, suhu panas dapat memengaruhi tekanan angin di dalam ban. Perubahan tekanan yang tidak stabil tentu dapat mengurangi kenyamanan dan performa motor saat digunakan berkendara.
Melihat berbagai risiko tersebut, para pemilik motor sebaiknya mulai melakukan langkah pencegahan sebelum memasuki puncak musim kemarau. Salah satunya dengan menggunakan pelindung motor dari panas matahari.
Lalu, apa saja rekomendasi pelindung yang bisa digunakan?
Baca juga: Review Motor NMax Terbaru, Baca Ini Sebelum Fix Beli!
4 Rekomendasi Pelindung Motor dari Panas Matahari Wajib Dicoba
Agar motormu tetap awet dan terhindar dari kerusakan jangka panjang selama musim kemarau, coba gunakan beberapa pelindung motor dari panas matahari berikut ini.
1. Cover Motor

Jika hanya boleh memilih satu aksesori pelindung, cover motor mungkin menjadi pilihan terbaik.
Alasannya sederhana. Cover motor mampu melindungi hampir seluruh permukaan kendaraan dari paparan sinar matahari secara langsung. Mulai dari bodi, jok, speedometer, lampu, hingga beberapa komponen berbahan karet dapat terlindungi dengan lebih baik.
Selain melindungi dari panas matahari, cover motor juga membantu mengurangi paparan debu, kotoran, dan air hujan yang mungkin datang secara tiba-tiba. Tidak berlebihan jika banyak pemilik kendaraan menganggap yang satu ini harus dimiliki, karena manfaatnya luas.
Kalau sedang mencari cover motor dengan harga terjangkau, kamu bisa mempertimbangkan produk dari Gicut Smarket atau merek lain yang sesuai dengan kebutuhan dan uangmu, hehe.
2. Waxing dan Coating
Selain perlindungan dari luar, badan motor juga perlu mendapatkan perlindungan langsung pada permukaan catnya. Apa yang dapat kamu lakukan terkait hal ini? Jawabannya ada 2: Waxing dan Coating.
Cairan wax dapat membentuk lapisan tipis pada permukaan cat sehingga membantu memantulkan sebagian sinar UV yang mengenai bodi motor. Manfaat lainnya, tampilan motor menjadi lebih mengilap dan lebih mudah dibersihkan dari debu maupun kotoran.
Jika menginginkan hasil yang lebih maksimal, kamu bisa mempertimbangkan coating. Lapisan coating umumnya memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingkan wax biasa dan mampu memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar matahari dalam jangka panjang.
Meski membutuhkan biaya lebih besar, coating dapat menjaga tampilan motor lebih bagus selama bertahun-tahun.
3. Gunakan Jaring Jok

Jok merupakan salah satu bagian motor yang paling sering terkena panas matahari secara langsung. Akibatnya, permukaan jok dapat menjadi sangat panas saat diduduki. Dalam jangka panjang, material jok juga berisiko mengalami pengeringan, warna memudar, hingga muncul retakan pada lapisannya.
Untuk mengurangi risiko tersebut, kamu bisa menggunakan jaring jok atau cooling seat cover. Aksesori ini membantu menciptakan sirkulasi udara antara tubuh pengendara dan permukaan jok sehingga rasa panas dapat berkurang. Selain itu, jaring jok juga berfungsi sebagai lapisan tambahan yang membantu mengurangi dampak langsung sinar matahari terhadap material jok asli.
Bagi kamu yang sering memarkir motor di area terbuka, kamu bisa pilih antara beli cover motor atau mau tambah sarung jok. Tapi masing-masing punya plus-minusnya.
4. Stiker Anti-Gores atau PPF

Terakhir, perhatiakan juga kondisi speedometer. Apakah saat ini masih bagus atau sudah muncul retakan? Kalau masih bisa diselamatkan, yuk pakai pelindung.
Untuk mencegah hal tersebut, kamu bisa memasang stiker pelindung seperti PPF (Paint Protection Film) atau TPU Film. Lapisan ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari goresan dan baret ringan, tetapi juga telah dilengkapi perlindungan terhadap sinar ultraviolet serta oleophobic coating yang membantu menjaga permukaan tetap jernih.
Dengan adanya lapisan pelindung tersebut, layar speedometer dan bagian mika motor dapat lebih terlindungi dari risiko kusam, retak, maupun penurunan kualitas akibat paparan panas matahari.
Baca juga: Rekomendasi Cover Motor Vario Kekinian Anti Air & Panas, Pilih!
Yuk Pakai Pelindung Motor dari Panas Matahari Sekarang Juga!

Kerusakan akibat panas matahari memang tidak terjadi dalam semalam. Namun jika dibiarkan terus-menerus, dampaknya bisa mulai terlihat pada warna cat yang memudar, jok yang cepat rusak, rantai yang lebih cepat kering, hingga kondisi ban yang menurun.
Karena itu, jangan menunggu sampai kerusakan benar-benar terjadi. Lebih baik melakukan pencegahan sejak sekarang sebelum puncak musim kemarau tiba.
Mulailah dari menggunakan cover motor, melakukan waxing secara rutin, memasang jaring jok, atau menambahkan lapisan pelindung pada speedometer dan lampu. Dengan perlindungan yang tepat, motor akan tetap terlihat bersih, nyaman digunakan, dan lebih awet meskipun harus menghadapi teriknya matahari setiap hari.
Jadi, kamu pilih yang mana?
1 comment