Pesaing NMax dan PCX – Kalau bicara motor matic bongsor di Indonesia, kebanyakan orang pasti langsung teringat Yamaha NMax dan Honda PCX. Kedua motor ini memang sudah seperti penguasa jalanan. Mau dipakai harian, touring, atau sekadar nongkrong di kafe, NMax dan PCX selalu punya tempat di hati penggemarnya.
Namun tahukah kamu? Sebenarnya motor matic besar tidak hanya diisi oleh dua nama tersebut. Bahkan sejak Yamaha NMax pertama kali hadir sekitar tahun 2015, beberapa merek lain juga pernah mencoba masuk dan menawarkan produk dengan konsep serupa.
Sayangnya, perjalanan mereka tidak semulus yang dibayangkan. Ada yang salah strategi harga, ada yang kalah popularitas, ada juga yang kesulitan membangun jaringan purna jual. Akibatnya, satu per satu nama tersebut perlahan tenggelam dan kalah bersaing.
Pesaing NMax dan PCX Apakah Ada? 3 Penantang Beda Merek
Lalu siapa saja pesaing NMax dan PCX yang pernah hadir di Indonesia? Apakah ada pemain baru yang siap menantang dominasi keduanya? Berikut daftarnya.
1. Suzuki Burgman

Kalau membahas pesaing NMax dan PCX yang paling disayangkan nasibnya, Suzuki Burgman mungkin berada di urutan teratas. Suzuki sebenarnya memiliki produk yang cukup terkenal di pasar global. Burgman bahkan sudah lama menjadi salah satu skuter premium andalan Suzuki di berbagai negara, termasuk Eropa.
Masalahnya muncul ketika Suzuki Indonesia memasukkan Burgman pada tahun 2015, bertepatan dengan momentum awal kemunculan Yamaha NMax. Alih-alih menghadirkan motor yang sekelas dengan NMax, Suzuki justru memasukkan Burgman 200 yang lebih dekat dengan Yamaha XMax dari sisi kapasitas mesin dan posisi pasar.
Akibatnya, harga jualnya melambung tinggi. Pada saat itu, Burgman 200 dijual di kisaran kepala lima atau 50 juta rupiah karena statusnya masih impor utuh atau CBU. Strategi ini kurang tepat. Di saat Honda bahkan berusaha memproduksi PCX secara lokal agar harga lebih kompetitif, Suzuki justru menawarkan skutik premium yang belum memiliki pasar jelas di Indonesia.
Banyak pengamat menilai Suzuki sebenarnya memiliki produk yang berkualitas. Bahkan saat GSX-R150 dan GSX-S150 pertama kali diluncurkan, Suzuki masih mampu memberikan perlawanan cukup sengit terhadap Honda CBR150R dan Yamaha R15. Namun seiring berjalannya waktu, fokus Suzuki di pasar roda dua Indonesia terlihat semakin berkurang. Banyak yang berpendapat bahwa Suzuki lebih memilih mengembangkan pasar India yang volumenya jauh lebih besar dibanding Indonesia.
Padahal jika dikelola dengan strategi yang tepat, bukan tidak mungkin Burgman bisa menjadi salah satu pesaing kuat NMax dan PCX saat ini.
2. Benelli Zafferano

Nama berikutnya mungkin sudah mulai dilupakan banyak orang, yaitu Benelli Zafferano. Meski tidak benar-benar berada di kelas yang sama dengan NMax dan PCX, motor ini masih bisa dianggap sebagai salah satu pesaing NMax dan PCX karena sama-sama bermain di segmen skutik besar.
Benelli Zafferano 250 pertama kali hadir di Indonesia pada pertengahan tahun 2013. Saat itu, motor ini bahkan bisa disebut sebagai pelopor skutik gambot 250 cc di Tanah Air. Secara desain, Zafferano memiliki tampilan yang besar dan berwibawa. Fitur yang ditawarkan juga cukup menarik pada masanya. Namun lagi-lagi ada kendala yang membuat motor ini sulit berkembang.
Saat pertama kali hadir, status Zafferano masih CBU atau Completely Built-Up. Hal ini membuat harga jualnya menjadi relatif tinggi. Tidak hanya itu, ketersediaan suku cadangnya juga menjadi masalah tersendiri. Banyak pengguna mengeluhkan waktu tunggu komponen yang cukup lama karena harus melalui proses inden.
Ketika Yamaha NMax mulai hadir dengan harga yang lebih terjangkau dan didukung jaringan servis luas, posisi Zafferano semakin sulit. Situasi tersebut semakin berat setelah Honda PCX ikut meramaikan pasar. Konsumen akhirnya lebih memilih merek yang sudah memiliki jaringan bengkel besar serta ketersediaan suku cadang yang mudah ditemukan.
Pada akhirnya, Benelli Zafferano yang sempat dirakit secara lokal harus menghentikan produksinya pada tahun 2017 karena ketatnya persaingan pasar.
3. WMoto Nexy+180

Kalau dua motor sebelumnya sudah menjadi bagian sejarah, kali ini ada nama baru yang mulai mencuri perhatian. Motor tersebut adalah WMoto Nexy+180 yang berasal dari Malaysia. Skutik ini hadir sebagai salah satu motor yang secara konsep cukup dekat dengan Yamaha NMax 155 dan Honda PCX 160.
WMoto Nexy+180 dijual di kisaran Rp35 jutaan sebelum pajak dan biaya tambahan lainnya. Harga tersebut membuatnya cukup menarik untuk diperhatikan. Dari sisi spesifikasi, motor ini dibekali mesin satu silinder berkapasitas 174 cc.
Secara angka, kapasitas mesinnya bahkan lebih besar dibanding NMax 155. Hal ini tentu memberikan potensi performa yang cukup menarik untuk pengguna yang menginginkan tenaga lebih besar. Desainnya juga mengusung karakter skutik premium dengan bodi besar yang cocok untuk perjalanan jauh maupun penggunaan harian.
Namun pertanyaan terbesarnya adalah apakah motor ini akan diterima oleh masyarakat Indonesia?
Jawabannya tentu masih harus menunggu waktu. Pasalnya, menantang dominasi NMax dan PCX bukan perkara mudah. Banyak merek besar yang sudah mencoba, tetapi hasilnya belum mampu menggoyahkan posisi dua raksasa tersebut.
Baca juga: Plus Minus Punya Yamaha NMax vs Aerox, Lebih Baik Mana?
Alasan Kenapa Pesaing NMax dan PCX Selalu Gagal “Menyalip”
Kalau diperhatikan, dominasi NMax dan PCX memang luar biasa kuat. Bahkan Yamaha sendiri pernah mencoba melakukan diversifikasi pasar melalui Yamaha Lexi. Secara merek, Lexi jelas berasal dari produsen yang sama dengan NMax. Namun kenyataannya, popularitas Lexi tetap tidak mampu menyamai NMax.
Kalau sesama Yamaha saja cukup sulit menggeser NMax, tentu akan jauh lebih menantang bagi merek lain.
Saat ini dominasi Honda dan Yamaha di pasar motor matic Indonesia memang sangat kuat. Coba lihat saja kondisi jalanan sekarang. Kalau berbicara matic besar yang paling sering terlihat, hampir pasti jawabannya adalah NMax dan PCX.
Pilihan lain memang ada, tetapi jumlahnya sangat sedikit dibanding dua model tersebut. Kondisi ini membuat ATPM lain berpikir dua kali sebelum memasukkan produk baru ke Indonesia. Mereka harus mengeluarkan biaya promosi besar, membangun jaringan servis, menyediakan suku cadang, dan meyakinkan konsumen agar mau mencoba merek baru. Padahal hasilnya, belum tentu sesuai harapan.
Konsumen Indonesia sudah terlanjur percaya terhadap NMax dan PCX. Keduanya memiliki komunitas besar, jaringan servis luas, suku cadang melimpah, serta nilai jual kembali yang relatif stabil. Karena itulah dominasi NMax dan PCX semakin menggurita dan dianggap sangat sulit dikalahkan hingga saat ini.
Baca juga: Kenapa NMax Lebih Laku dari PCX? 3 Faktor Paling Berpengaruh
Siap Punya NMax dan PCX? Pesan Cover Motornya Juga Yuk!

Punya motor baru memang menyenangkan. Namun jangan sampai fokus membeli motornya saja, sementara perlindungannya justru dilupakan. Apalagi sekarang cuaca panas semakin sering terjadi. Banyak motor harus parkir di luar ruangan dan terpapar sinar matahari selama berjam-jam setiap hari.
Kalau dibiarkan terus-menerus tanpa perlindungan, warna motor bisa lebih cepat kusam dan memudar. Karena itu, tidak ada salahnya menyiapkan cover motor parkir juga.
Dengan budget sekitar seratus ribuan rupiah, kamu sudah bisa mendapatkan cover motor yang membantu melindungi kendaraan dari panas, debu, maupun kotoran saat parkir.
Kalau sedang mencari cover motor yang sesuai ukuran NMax, PCX, atau motor lainnya, kamu bisa melihat berbagai pilihan dari Gicut Smarket.
Tidak sempat membuka marketplace seperti Shopee atau Lazada? Kamu juga bisa langsung mengunjungi website covermobilmu.com untuk mencari ukuran dan model cover motor yang sesuai kebutuhan.
Motor sudah keren, jangan lupa lindungi juga supaya tampilannya tetap terjaga dalam jangka panjang. Oke?
Share jika bermanfaat!