4 Penyebab Radiator Mobil Bocor Paling Fatal, Waspada!

Penyebab Radiator Mobil Bocor – Banyak pemilik mobil merasa khawatir ketika mendengar kata radiator bocor. Bukan tanpa alasan. Di bengkel, kerusakan pada sistem radiator sering kali berujung pada biaya perbaikan yang tidak sedikit. Bahkan dalam beberapa kasus, masalah yang awalnya terlihat sederhana dapat berkembang menjadi kerusakan besar pada mesin.

Radiator adalah komponen vital dalam sistem pendingin mobil. Tugasnya menjaga suhu mesin tetap stabil dengan membuang panas yang dihasilkan selama proses pembakaran. Ketika radiator mengalami kebocoran, cairan pendingin tidak lagi mampu bekerja optimal. Akibatnya, suhu mesin bisa naik drastis dan berpotensi menyebabkan overheat dan overhaul.

Namun, kebocoran ini tidak pernah terjadi tiba-tiba. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari hal tersebut hingga kerusakan tiba di titik parah. Jika kamu takut hal ini akan terjadi pada mobilmu, berikut adalah beberapa penyebab paling sering sekaligus paling fatal yang banyak dibagikan oleh para pengguna mobil. Waspada!

4 Penyebab Radiator Mobil Bocor Paling Fatal By Netizen

Penyebab radiator bocor sebenarnya cukup banyak. Namun dari berbagai pengalaman pengguna mobil, ada beberapa faktor yang paling sering terjadi dan sering berujung pada kerusakan serius.

1. Tidak Memakai Radiator Coolant

Penyebab Radiator Mobil Bocor dan Rusak

Salah satu pengalaman menarik datang dari seorang pengguna mobil yang merasa telah membuang banyak waktu, tenaga, pikiran, dan uang hanya karena satu kesalahan kecil: tidak menggunakan radiator coolant sejak awal.

Pada tahun 2012 ia membeli mobil bekas. Dari pemilik sebelumnya, radiator mobil tersebut ternyata diisi dengan air biasa. Ketika membeli mobil itu, ia tidak mengetahui riwayat penggunaan cairan radiator tersebut.

Pada hari ketiga setelah membeli mobil, ia memutuskan untuk menguras radiator dan menggantinya dengan coolant merek Prestone. Namun sesuatu yang tidak terduga terjadi.

Begitu coolant dimasukkan, berbagai bagian sistem radiator langsung mengalami kebocoran. Jalur air, beberapa selang radiator, thermostat housing, hingga upper tank radiator mulai merembes.

Akhirnya ia harus mengganti hampir semua komponen tersebut dengan biaya hampir 2 juta rupiah, kecuali radiator yang hanya diservis dengan mengganti upper tank berbahan kuningan.

Sayangnya masalah belum selesai.

Bahan kuningan tersebut ternyata tidak cocok dengan tutup radiator sehingga cairan radiator cepat berpindah ke reservoir meskipun mesin masih hangat. Bahkan material kuningan tersebut justru mempercepat kerusakan kisi-kisi radiator.

Akhirnya ia kembali mengganti upper tank dengan bahan plastik. Setelah itu mobil sempat aman selama satu tahun. Namun kemudian kebocoran kecil kembali muncul karena kuku-kuku pengunci upper tank sudah melemah akibat sering dibuka dan dipasang.

Jika dihitung, seluruh proses tersebut sebenarnya tidak sebanding dengan harga coolant yang hanya sekitar di bawah 100 ribu rupiah. Sementara radiator original mobil tersebut memiliki harga sekitar 3 juta rupiah.

Pengalaman ini menunjukkan bahwa penggunaan coolant sejak awal sebenarnya adalah langkah pencegahan yang sangat murah dibandingkan risiko kerusakannya.

2. Isi Radiator Full Pakai Air

Penyebab Radiator Mobil Bocor Paling Fatal

Banyak orang masih mengisi radiator mobil dengan air biasa, seperti air keran atau bahkan air dari kondensasi AC. Sebenarnya hal ini boleh dilakukan hanya dalam kondisi darurat, misalnya ketika mobil kehabisan cairan radiator di tengah perjalanan dan kamu belum menemukan coolant.

Namun air biasa tidak seharusnya digunakan secara terus menerus. Kenapa? Air menyebabkan karat!

Karat adalah musuh utama dari sistem pendingin mobil. Radiator yang menggunakan coolant biasanya dapat bertahan sangat lama karena coolant memiliki zat anti karat yang melindungi seluruh komponen logam di dalam sistem pendingin.

Inilah salah satu alasan mengapa mobil baru dari pabrik jarang mengalami masalah overheat dalam 10 tahun pertama. Salah satu faktor pentingnya adalah penggunaan coolant pada radiator. 

Jika radiator terus diisi air biasa, karat dapat muncul secara perlahan di dalam sistem. Pada awalnya mungkin hanya menyebabkan kebocoran kecil pada radiator. Namun dalam kondisi lebih parah, karat dapat membuat blok mesin menjadi keropos. Ketika hal ini terjadi, air pendingin bisa masuk ke ruang bakar dan menyebabkan fenomena water hammer pada piston.

Jika sudah sampai tahap ini, kerusakan tidak lagi hanya pada radiator. Mesin bisa mengalami kerusakan serius yang mengharuskan turun mesin total dengan biaya perbaikan yang bisa mencapai belasan juta rupiah.

Itulah mengapa semua pabrikan mobil selalu menyarankan penggunaan coolant, atau minimal campuran anti karat dengan air distilasi.

3. Komponen Radiator Karatan

Penyebab Radiator Mobil Bocor

Karat bukan hanya merusak radiator saja. Ia bisa menyerang hampir semua komponen yang terhubung dalam sistem pendingin mobil.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • blok mesin
  • radiator
  • water pump
  • thermostat
  • oil cooler pada transmisi otomatis

Ketika karat sudah menyebar ke berbagai komponen tersebut, sistem pendingin mobil akan semakin sulit diperbaiki.

Beberapa orang bahkan beralasan bahwa mereka tetap menggunakan air biasa karena takut radiator langsung bocor ketika diganti coolant. Jika kondisi mobil sudah seperti ini, secara teknis sistem pendinginnya bisa dibilang sudah berada pada kondisi yang sangat buruk.

Jika mobil terlanjur menggunakan air, yang bisa kamu lakukan adalah melakukan flushing radiator atau pengurasan sistem pendingin secara menyeluruh. Proses ini bertujuan membersihkan kerak, karat, dan endapan kotoran yang sudah terbentuk di dalam jalur pendingin. lihat apakah radiator masih bisa diselamatkan atau perlu diganti.

Flushing sebaiknya dilakukan sebelum mobil mengalami overheat, karena jika sudah overheat biasanya kerusakan yang terjadi akan jauh lebih besar.

4. Mesin Overheat “Penyebab Radiator Bocor”

Pada akhirnya, inti dari seluruh masalah pada sistem pendingin mobil adalah panas mesin yang tidak bisa dibuang dengan baik oleh radiator. Ketika panas mesin lebih besar daripada kemampuan radiator untuk membuangnya, suhu mesin akan naik dan memicu overheat.

Itulah 4 penyebab radiator mobil bocor paling fatal yang perlu kamu waspadai. Jangan sampai kesalahan kecil menimbulkan kerugian besar.

Baca juga: Cara Mengatasi Radiator Mobil Bocor Mendadak Saat Mudik

Apa yang Harus Dilakukan untuk Mencegah Radiator Mobil Bocor Fatal?

Sistem Radiator

Salah satu hal yang selalu disarankan oleh para mekanik berpengalaman adalah tidak membeli mobil bekas yang sistem radiatornya hanya diisi air biasa, terutama jika mesin mobil tersebut menggunakan blok besi.

Jika blok mesin sudah mengalami korosi akibat penggunaan air dalam waktu lama, memperbaikinya tidak lagi sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan. Rugi!

Dalam dunia finansial, kondisi ini dikenal dengan istilah sunken cost fallacy. Artinya, seseorang terus mengeluarkan uang untuk memperbaiki sesuatu hanya karena sudah terlanjur mengeluarkan biaya sebelumnya, dengan harapan kerugian bisa tertutup di masa depan.

Padahal dalam banyak kasus, justru biaya yang keluar semakin besar.

Karena itu, menggunakan coolant, mengganti cairan radiator secara berkala, dan menjaga kebersihan radiator sebenarnya dapat mencegah kerusakan yang jauh lebih mahal.

Baca juga: Cara Mengecek Arus Bocor Pada Mobil dan Temukan Sumbernya

Berani Punya Mobil? Siapkan Juga Dana untuk Cover Mobilmu

Jual Cover Mobil Bahan Anti Panas & Hujan Jabdetabek
Bahan parasut polos merah

Selain menjaga komponen mesin seperti radiator, perawatan mobil juga perlu memperhatikan kondisi eksterior kendaraan. Sebaiknya pertimbangkan untuk memakai cover mobil. Pilihan harga terjangkau bisa coba merek Gicut Smarket.

Hanya 200 ribuan lebih saja. 

Pakai saat  mobil parkir lama di luar ruangan tanpa naungan apapun. Cover mobilmu dapat membantu cegah panas dan air hujan datang langsung pada permukaan mobil. Jangan tunggu sampai semuanya rusak lagi. 

Cegah sebelum terjadi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

3 Perbedaan Velg Beat dan Vario, Juga Risikonya Jika Ditukar

Perbedaan Velg Beat dan Vario – Apakah kamu telah salah membeli velg…

Pembersih Jamur Kaca Mobil Dan Cara Menggunakannya

Pembersih Jamur Kaca Mobil – Apakah kamu pernah melihat bintik-bintik putih pada…

Alat Pembersih Kaca Mobil Apa Aja? Ini Daftar Lengkapnya

Alat Pembersih Kaca Mobil – Mau membersihkan kaca mobil, tapi  bingung harus…

Jok Motor Tidak Bisa Dibuka? Inilah Cara Buka Jok Sesuai Sistem Motornya

Jok Motor Tidak Bisa Dibuka – Jok motor yang macet dan tidak…