Aki Kering Lemah – Sehari sebelumnya kendaraan masih normal. Lalu tiba-tiba saja starter mulai terasa berat, lampu meredup, ada apa? Ini adalah beberapa tanda bahwa aki kendaraan mulai lemah dan perlu segera diganti atau charge.
Aki termasuk komponen yang memiliki usia pakai terbatas. Pada umumnya aki kendaraan hanya bertahan sekitar dua sampai tiga tahun, tergantung kualitas dan cara pemakaian. Jadi, ketika waktunya sudah hampir habis, performanya akan mulai turun dan drop kapan saja.
Lalu bagaimana jika aki lemah atau habis saat kamu tidak punya cukup uang untuk membeli yang baru?
Meskipun harga aki tidak terbilang mahal, namun bagi sebagian orang, itu tetap menjadi pengeluaran yang kadang harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Jika tidak punya uang yang cukup, kamu bisa coba cara “darurat” yang akan dijelaskan lebih lanjut dalam artikel ini.
Jika kamu ingin mencoba caranya, Cover Mobilmu sudah menguraikan tahapan prosesnya di bawah ini. Sebaiknya baca hingga tuntas, anggap ini jalan keluar sementara sampai kamu memiliki dana untuk mengganti aki dengan yang baru.
Cara Memperbaiki Aki Kering yang Lemah Saat Uang Tipis

Secara teori, aki kering memang dibuat sebagai aki maintenance free atau bebas perawatan. Artinya, pengguna tidak perlu membuka tutup aki ataupun menambahkan cairan elektrolit.
Namun dalam praktiknya, beberapa pengguna kendaraan sering membuka tutup aki dan menambahkan cairan ketika aki kering lemah dan usianya (aki) masih sekitar 1–2 tahun. Cara ini bisa dianggap sebagai trik darurat untuk membantu aki kembali memiliki daya sementara.
Jika kamu ingin mencobanya, karena sangat perlu, lakukan tahapan berikut:
1. Beli air aki (tutup biru)
Biasanya dijual di bengkel atau toko onderdil dengan harga sekitar lima ribuan rupiah.
Setelah itu, buka tutup bagian atas aki. Pada beberapa jenis aki kering, bagian ini sebenarnya tersembunyi di balik label atau penutup plastik. Tutup tersebut bisa dibuka secara hati-hati menggunakan alat kecil seperti obeng tipis.
2. Isi sel aki
Setelah terbuka, kamu bisa langsung menambahkan air aki ke dalam sel aki. Kalau masih ada cairan lama di dalam aki, apakah perlu dibuang terlebih dahulu?
Jawabannya tidak perlu. Aki kering sebenarnya tidak memiliki cairan bebas seperti aki basah. Bagian dalamnya hanya lembap atau sedikit basah dari elektrolit bawaan pabrik.
3. Cas aki lemah

Setelah air aki ditambahkan, langkah berikutnya adalah melakukan pengecasan aki selama sekitar satu jam.
Proses pengecasan ini bisa dilakukan menggunakan charger aki atau melalui sistem pengisian kendaraan jika memungkinkan. Tujuannya agar cairan yang baru ditambahkan dapat membantu proses reaksi kimia di dalam aki kembali berjalan.
4. Tes aki
Setelah satu jam pengecasan, kamu bisa melakukan pengujian sederhana dengan mencoba menyalakan kendaraan menggunakan dinamo starter.
Jika kendaraan berhasil menyala, biasanya aki masih memiliki kemampuan untuk menggerakkan dinamo pengisian atau sistem charger kendaraan. Artinya, aki tersebut masih dapat digunakan sementara waktu.
Namun penting untuk dipahami bahwa metode ini hanya bersifat sementara. Ketika sudah ada uang, sebaiknya kamu tetap mengganti aki dengan yang baru.
Jika metode ini sudah kamu coba dua sampai tiga kali tetapi tidak berhasil, kemungkinan besar sel aki di dalamnya memang sudah rusak. Pada kondisi seperti itu, aki biasanya tidak bisa diselamatkan lagi.
Baca juga: Isi Air Aki Mobil Berapa Liter? Beda Isi Ulang dan Tambah Aki
Aki Kering Lemah Diisi Ulang Air Aki Apakah Aman?

Banyak orang penasaran apakah mengisi ulang aki kering dengan air aki benar-benar aman dilakukan? Jawaban singkatnya: cara ini bisa dicoba, tetapi memiliki risiko dan biasanya tidak bertahan lama.
Salah satu kemungkinan yang sering terjadi adalah kondisi sel aki yang sebenarnya sudah rusak atau bahkan putus. Jika hal ini terjadi, menambahkan air aki tidak akan memberikan perubahan berarti. Aki tetap tidak mampu menyimpan arus listrik dengan baik.
Selain itu, ada risiko lain yang perlu diperhatikan.
Ketika kendaraan digunakan, sistem pengisian akan terus melakukan pengecasan terhadap aki. Jika di dalam aki terdapat cairan tambahan, proses pengecasan tersebut bisa menghasilkan uap dari air aki.
Uap ini bersifat cukup korosif. Dalam jangka waktu tertentu, uap tersebut dapat mengenai bagian sekitar aki, termasuk rangka kendaraan. Jika dibiarkan terus menerus, uap tersebut berpotensi membuat rangka motor menjadi keropos. Kondisi ini tentu tidak ideal karena kerusakan rangka jauh lebih mahal untuk diperbaiki dibandingkan sekadar mengganti aki.
Karena alasan tersebut, pabrikan sebenarnya tidak menyarankan membuka tutup aki kering dan menambahkan cairan. Aki jenis ini memang dibuat agar digunakan sampai masa pakainya habis, kemudian diganti dengan unit baru.
Jika performa aki sudah terasa menurun, solusi yang paling aman tetaplah mengganti aki dengan yang baru, bahkan jika kamu memilih versi yang lebih murah.
Namun pada akhirnya, keputusan tetap berada di tangan pemilik kendaraan. Ada yang memilih mencoba solusi darurat terlebih dahulu, ada juga yang langsung mengganti aki demi menghindari risiko tambahan.
Baca juga: Mengenal Aki GTZ-5S: Ukuran, Ampere, & Untuk Motor Apa Saja
Biar Motor Gak Keropos, Tutup Pakai Cover Motor Yuk!

Setiap pemilik motor pasti takut jika rangka atau body motor mulai terlihat kusam dan keropos. perbaikan nya tidak akan murah.
Oleh karena itu, covermobilmu.com merekomendasikan kamu untuk menggunakan penutup motor setidaknya setiap kali parkir lama. fungsinya, untuk mencegah motor terpapar panas maupun air hujan secara langsung.
Selayaknya aki yang memiliki versi terjangkau, cover motor juga dapat kamu beli dengan harga yang lebih murah, misalnya merek Gicut Smarket. Harganya sekitar 100 ribuan saja, sudah bagus untuk melindungi di musim panas maupun hujan.
Referensi Informasi:
Buka.baut – ketika aki loyo duit tipis