Ciri-Ciri Motor Boros Bensin – Memiliki motor yang hemat bahan bakar adalah idaman banyak orang, terutama di tengah kenaikan harga BBM yang kerap terjadi.
Namun, bagaimana bila motor yang kamu miliki atau baru saja dibeli justru menghabiskan bensin lebih banyak dari yang seharusnya?
Memahami ciri-ciri motor yang boros bensin serta cara mengenalinya sangat penting agar kamu tidak mengalami pemborosan di kemudian hari. Terutama saat akan membeli kendaraan bekas, perhatikan dalamnya juga.
Supaya kamu jadi lebih waspada dan bisa mencari solusinya segera, yuk lihat apa saja ciri motor boros bensin dan cara mengenalinya, khususnya saat membeli motor bekas.
Ciri-Ciri Motor Boros Bensin Apa Saja?
Sebelum membahas cara mengenali motor bekas yang boros bensin, berikut adalah beberapa ciri motor yang cenderung mengonsumsi bahan bakar lebih banyak dari biasanya:
1. Performa Mesin Melemah
Salah satu tanda paling umum dari motor yang boros bensin adalah performa mesin yang melemah. Saat mesin tidak bekerja secara optimal, pembakaran bahan bakar sering kali tidak sempurna, yang menyebabkan penggunaan bensin meningkat.
Jika saat berkendara kamu merasakan tenaga motor kurang responsif, ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri motor boros bensin.
2. Suara Knalpot Tidak Normal
Knalpot motor yang mengeluarkan suara kasar atau tidak normal bisa menjadi indikasi masalah pada sistem pembakaran.
Saat pembakaran tidak sempurna, motor akan membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk mencapai performa yang sama, sehingga konsumsi bensin menjadi lebih tinggi.
Baca Juga: Ciri-Ciri Mesin Motor Sehat Walaupun Bekas, Begini Memastikannya
3. Asap Knalpot Berwarna Gelap
Motor yang mengeluarkan asap knalpot berwarna gelap atau hitam pekat juga bisa menjadi ciri boros bensin.
Warna asap ini mengindikasikan bahwa campuran bahan bakar dan udara tidak seimbang atau terlalu banyak bahan bakar yang terbakar dalam proses pembakaran.
4. Akselerasi Tidak Stabil
Motor yang boros bensin sering kali memiliki akselerasi yang tidak stabil, baik itu terlalu lambat atau tersendat-sendat.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh masalah pada karburator atau injektor bahan bakar yang membuat motor mengonsumsi lebih banyak bensin.
5. Cepat Habisnya Bahan Bakar
Jika kamu mendapati bensin cepat habis meskipun hanya digunakan untuk perjalanan biasa atau jarak pendek, ini adalah tanda bahwa motor kamu boros.
Bandingkan dengan motor sejenis atau tanyakan pada pemilik motor serupa untuk mengetahui perbedaan konsumsi bensin yang wajar.
6. Busi Cepat Kotor atau Basah
Kondisi busi yang sering kotor atau basah juga bisa menjadi tanda bahwa motor boros bahan bakar. Busi yang terlalu sering kotor biasanya disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna, yang memicu motor untuk mengonsumsi lebih banyak bensin.
7. Rantai atau Gir Terasa Berat
Jika rantai atau gir terasa berat saat dikendarai, motor akan membutuhkan tenaga tambahan untuk bergerak, yang berarti lebih banyak bensin akan terbakar.
Pastikan rantai dan gir selalu dalam kondisi baik, agar tidak membebani konsumsi bahan bakar.
Baca Juga: Sarung Penutup Motor Outdoor dan Indoor, Multifungsi!
Tips Mengenali Motor Bekas Boros atau Irit Sebelum Dibeli

Membeli motor bekas memang lebih ekonomis, tetapi kamu harus jeli dalam memilih agar tidak mendapatkan motor yang boros bensin.
Berikut adalah beberapa tips mengenali motor bekas yang boros atau irit bahan bakar sebelum memutuskan untuk membeli:
1. Lakukan Tes Jalan dan Amati
Salah satu cara terbaik untuk mengenali motor yang boros adalah dengan melakukan tes jalan. Catat jumlah bahan bakar yang diisi dan jarak yang ditempuh, lalu hitung perkiraan konsumsi bahan bakar.
Jika hasilnya lebih tinggi dari rata-rata, pertimbangkan kembali keputusan kamu untuk membeli motor tersebut.
2. Periksa Kondisi Mesin Secara Menyeluruh
Mesin motor bekas yang masih baik biasanya akan menghasilkan suara halus saat dinyalakan, sebaliknya suara kasar bisa menandakan adanya masalah.
Pastikan komponen mesin seperti karburator atau sistem injektor bekerja dengan baik, karena komponen ini sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.
3. Perhatikan Asap Knalpot
Asap knalpot berwarna gelap biasanya menandakan motor boros bahan bakar. Saat melakukan pengecekan motor bekas, perhatikan warna asap yang keluar dari knalpot. Motor yang sehat umumnya mengeluarkan asap yang jernih atau tidak terlihat.
Baca Juga: Kapan Harus Ganti Ban Motor Tubeless, Begini Aturannya
4. Periksa Kondisi Busi
Busi yang bersih dan kering menunjukkan pembakaran yang optimal. Sementara busi yang sering basah atau kotor biasanya menunjukkan bahwa motor boros bensin.
Saat memeriksa motor bekas, coba lihat kondisi busi untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda pembakaran tidak sempurna.
5. Pastikan Sistem Kelistrikan Berfungsi Normal
Sistem kelistrikan yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan injektor atau karburator bekerja tidak maksimal.
Periksa apakah lampu depan, sein, dan klakson berfungsi dengan baik, karena motor yang boros biasanya juga memiliki masalah pada sistem kelistrikan.
6. Periksa Gir dan Rantai
Rantai dan gir yang terlalu kencang atau terlalu kendur bisa memengaruhi akselerasi motor dan membuat mesin bekerja lebih keras.
Motor bekas yang sering boros bensin mungkin memiliki gir dan rantai yang tidak terawat. Pastikan rantai bergerak dengan lancar tanpa terasa berat atau seret.
Jika kamu kurang paham soal mesin, bawalah motor ke mekanik yang dapat dipercaya untuk membantu memeriksa kondisi kendaraan. Meskipun perlu keluar biaya lagi untuk pengecekannya, ini masih lebih baik daripada menyesal nanti.
Mekanik dapat membantu kamu mengenali ciri-ciri motor boros bensin dan memberikan saran yang lebih terpercaya. Masuk akal kan?
Baca Juga: Cover Motor Ukuran Besar VS Ukuran Fit, Mana Lebih Baik?
Punya Motor? Yuk Jaga Motor dengan Cover
Jika kamu punya motor yang sering diparkir di luar ruangan tanpa garasi yang memadai, waspadalah. Motor kemungkinan besar agar cepat kehilangan kilaunya, terutama warna luar.
Panas dapat memudarkan warna, air hujan merusak komponen. Tidak ada yang bagus dari membiarkan motor tanpa penutup saat parkir.

Jika takut harga cover motor kemahalan, kamu dapat mempertimbangkan penggunaan cover Gicut Smarket. Cover motor merek ini memiliki kelebihan:
- Anti air hingga 90%
- Memantulkan panas matahari
- Full jahit karet keliling
- Pas di motor dan tidak akan terbang
- Bahan parasut WP lebih halus dan mudah dicuci
- Ada garansi biaya ganti jika luntur!
Bahannya tidak terlalu berat, jadi mudah dipasang, dilipat dan disimpan. Harganya? under 100rb. Coba cek produknya di: Shopee, Lazada, atau web covermobilmu.com
Masing-masing toko punya harga yang berbeda. Klik tombol merah untuk melihat perbandingan harga dari toko/platform yang berbeda ya. Cek ulasannya juga jika perlu.
Dengan memahami ciri-ciri motor boros bensin dan cara mengenalinya sebelum membeli, kamu bisa mendapatkan motor bekas yang berkualitas dan hemat bahan bakar.
Selain itu, perawatan seperti menggunakan cover motor dapat membantu mempertahankan kondisi motor dalam jangka waktu yang lama.
Semoga informasinya membantu
Reference: