Menyalakan Motor Setelah Dicuci – Merawat motor dengan mencuci secara rutin memang penting untuk menjaga tampilannya tetap bersih dan komponen-komponennya tetap awet.
Namun, cukup sering terjadi kasus motor tidak mau menyala setelah dicuci. Hal ini tentu saja membuat pengemudi menjadi panik dan tidak tahu apa yang salah. Apalagi jika tempat pencucian juga tidak mengerti mesin sama sekali.
Untuk menghindari hal ini, ada banyak hal yang perlu diperhatikan, seperti bolehkah langsung menyalakan motor setelah dicuci? Inilah yang umumnya kebanyakan kita lakukan.
Supaya motor tidak mogok setelah dicuci, cover mobilmu punya tips agar motor tetap awet dan mudah digunakan setelah dicuci. Apa saja? yuk simak.
Apakah Boleh Menyalakan Motor Setelah Dicuci?
Jawabannya adalah tidak disarankan langsung menyalakan motor setelah dicuci, terutama jika mencuci menggunakan air bertekanan tinggi.
Alasan utamanya adalah risiko air masuk ke dalam komponen penting motor, seperti busi, kabel, karburator, atau bahkan knalpot. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti mesin sulit menyala.
Motor yang langsung dinyalakan setelah dicuci juga berpotensi mengalami konsleting listrik jika ada bagian kelistrikan yang basah. Oleh karena itu, sebaiknya beri waktu untuk memastikan motor benar-benar kering sebelum menyalakannya.
Namun, ada pengecualian jika proses pencucian dilakukan dengan hati-hati tanpa mengenai bagian kelistrikan atau mesin secara langsung. Dalam kasus ini, motor boleh dinyalakan setelah memastikan area vitalnya tetap kering.
Baca Juga: Cara Mencuci Motor Listrik Yang Aman? Lindungi Bagian Ini Ya
Lakukan Ini Setelah Mencuci Motor Agar Mudah Nyala

Jika pencucian motor dilakukan sendiri, kamu mungkin akan lebih hati-hati. Tapi saat dilakukan orang lain, kita tidak bisa memastikan apakah bagian vital tetap kering, atau dikeringkan dengan benar atau tidak.
Oleh karena itu, jika kamu tidak yakin, cobalah untuk memeriksa sendiri. Lakukan langkah-langkah di bawah ini:
1. Pastikan Bagian Kelistrikan Kering
Bagian kelistrikan, seperti busi, kabel-kabel, dan soket, sangat rentan terhadap air. Gunakan lap kering atau blower untuk memastikan area ini benar-benar kering.
Jika memungkinkan, gunakan pelindung busi saat mencuci untuk mencegah air masuk.
2. Keringkan Mesin dan Knalpot
Knalpot dan mesin adalah bagian yang paling sering terkena air saat mencuci. Gunakan kain microfiber untuk menyerap sisa air.
Pastikan tidak ada genangan air di dalam knalpot karena ini bisa menyebabkan suara aneh atau mesin mati mendadak saat dinyalakan.
3. Periksa Sistem Pengereman
Cek bagian rem, terutama pada motor dengan sistem cakram, karena air yang tertinggal bisa membuat rem kurang pakem. Keringkan rem dengan cara mengelap cakram dan memastikan tidak ada sisa air yang terselip.
4. Gunakan Kick Starter
Jika motor kamu memiliki kick starter, gunakan ini untuk menyalakan motor pertama kali setelah dicuci. Kick starter membantu meminimalkan risiko konsleting pada sistem starter elektrik.
5. Nyalakan Mesin Sebentar
Setelah motor dinyalakan, biarkan mesin hidup beberapa saat untuk memastikan tidak ada masalah. Perhatikan suara mesin dan pastikan semuanya berjalan normal.
Cara paling mudah untuk mencegah motor mati setelah dicuci adalah: biarkan motor Istirahat. Biarkan air yang tersisa menguap secara alami. Mungkin bisa memakan waktu 30–60 menit, tapi ini cara meminimalkan risiko.
Kenapa Penting? Kadang-kadang, masalah kelistrikan dapat pulih sendiri setelah komponen mengering sepenuhnya.
Baca Juga: Apa Ciri Motor Minta Ganti Oli? Kenali Ini Dan Segera Ke Bengkel
Sudah Dicuci? Lindungi Dengan Cover Biar Awet
Setelah mencuci motor, langkah terbaik untuk menjaga kebersihannya dan melindunginya dari penyebab kotor dan kusam, adalah dengan menggunakan cover motor.
Cover motor tidak hanya menjaga motor tetap bersih, tetapi juga melindungi dari panas matahari, hujan, dan debu. Salah satu rekomendasi terbaik adalah cover motor dari Gicut Smarket.

Minimal usahakan punya satu cover ya, satu saja. Tidak perlu yang mahal, jika sudah sesuai fungsinya, itu pun cukup. Cover motor Gicut Smarket kurang dari 100rb, kamu bahkan bisa dapat promo lagi. Coba cek di:
- Shopee
- Lazada Gicut Smarket, dan
- Web covermobilmu.com (buka digoogle)
Cover motor ini termasuk yang bagus dan terjangkau di kelasnya. Ini sedikit gambarannya:
1. Bahan Parasut WP dan Polyester
Bahan ini terkenal ringan namun tahan lama. Parasut WP (waterproof) memastikan motor tetap kering meski hujan deras.
Sementara itu, polyester memberikan perlindungan tambahan dari sinar UV dan debu, sehingga cocok digunakan di tempat parkir terbuka.
2. Permukaan Halus
Dengan bahan yang halus, cover ini tidak akan merusak cat motor. Tidak perlu khawatir cover menggores bodi motor.
Baca Juga: Cover Motor Mio Terbaru Warna Kalem Anti Air
3. Ukuran Pas di Motor
Cover ini dirancang dengan ukuran yang pas untuk berbagai jenis motor, baik motor kecil hingga motor besar. Ukurannya dibuat sesuai tipe motor ya, jadi ngga ada tuh cerita terlalu kecil atau sebaliknya.
4. Ketebalan Standar
Ketebalan bahan sudah disesuaikan agar tidak terlalu berat untuk dibawa, tetapi tetap memberikan perlindungan optimal.
Yuk coba cari cover motor yang cocok dengan kantong mu. Ini investasi jangka panjang loh, udah musim hujan nih, hehe.
Dengan langkah-langkah di atas, kamu tidak hanya menjaga motor tetap awet setelah dicuci tetapi juga melindunginya dengan cara yang benar. Jadi, bolehkah menyalakan motor setelah dicuci? Boleh, asal sudah mengikuti prosedur yang tepat!
Jangan lupa, gunakan juga cover motor untuk perlindungan maksimal.
Reference: